Harmonyfm – Serang, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, melakukan monitoring langsung ke sejumlah titik terdampak banjir pada Minggu (4/1/2026). Peninjauan ini dilakukan atas arahan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, guna memastikan warga mendapatkan pelayanan dasar secara maksimal selama masa darurat.
Dalam pantauannya, Agis menegaskan bahwa prioritas utama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang saat ini adalah pemenuhan kebutuhan pokok, terutama pangan dan layanan kesehatan bagi warga yang rumahnya terendam air.
Jaminan Konsumsi Tiga Kali Sehari
Agis menyampaikan bahwa Pemkot Serang menjamin distribusi bantuan logistik berjalan lancar. Ia memastikan tidak ada warga yang kekurangan asupan makanan di tengah situasi bencana.
“Arahan Pak Wali adalah untuk memastikan warga terdampak mendapatkan makanan terbaik. Masyarakat mendapatkan tiga porsi yaitu pagi, siang, dan malam,” tegas Agis di sela-sela kunjungannya.
Langkah ini diambil untuk menjaga kondisi fisik warga agar tetap stabil. Pemkot Serang berkomitmen memberikan porsi makanan yang layak, bergizi, dan higienis secara teratur.
Fokus Kesehatan di Wilayah Terdampak Parah
Selain pangan, sektor kesehatan menjadi perhatian serius. Saat meninjau Kampung Watu Amben, Kecamatan Kasemen, yang merupakan salah satu wilayah terdampak cukup parah dengan ketinggian air di atas lutut orang dewasa, Agis mendapati banyak warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan.
Beberapa keluhan yang mendominasi di antaranya, sakit kepala (pusing), Flu dan batuk, serta demam ringan.
“Layanan kesehatan terus berjalan secara optimal dengan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat. Petugas melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi warga,” tambahnya.
Perkuat Kolaborasi Antar-OPD
Menutup tinjauannya, Wakil Wali Kota mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem. Ia juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang untuk bekerja secara terintegrasi.
“Saya tegaskan kepada seluruh OPD untuk terus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam penanganan banjir ini. Kita ingin kondisi wilayah terdampak segera pulih dan warga bisa kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.(ssk)







