Harmonyfm — Jakarta, Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman atas pelantikannya oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Pelantikan ini dinilai sebagai bentuk amanah baru dalam menjaga stabilitas kenegaraan dan memperkuat persatuan bangsa.
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kepercayaan besar yang diberikan oleh negara kepada Jenderal Dudung.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat kepada Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman atas amanah baru sebagai Menko Polkam. Semoga beliau senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar KH. Jazuli Juwaini, Kamis (01/10/26).
Sinergi antara PB Mathla’ul Anwar dan Jenderal Dudung sejatinya telah terbangun sebelum pelantikan tersebut. Pada 23 September 2026, jajaran pengurus PB Mathla’ul Anwar sempat menggelar silaturahmi dengan Jenderal Dudung yang saat itu masih mengemban tugas sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).
Pertemuan tersebut menjadi ajang taaruf sekaligus perkenalan struktur kepengurusan PB Mathla’ul Anwar masa khidmat 2026–2031. Sejumlah tokoh kunci hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Ketua Umum Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM; Ketua Majelis Amanah KH. Embay Mulya Syarif; Ketua Majelis Fatwa Prof. Dr. KH. E. Syibli Sarjaya; Sekretaris Jenderal H. Yanuar Arif Wibowo, SH, M.I.Pol; serta Bendahara Umum H. Ulfi Khadafi.
Dalam silaturahmi tersebut, pengurus memaparkan rekam jejak Mathla’ul Anwar yang berdiri sejak tahun 1916 dan konsisten bergerak di bidang pendidikan, dakwah, serta sosial. Saat ini, ormas Islam tersebut memiliki sekitar 17 juta anggota dan simpatisan yang tersebar di 28 provinsi hingga jaringan luar negeri.
Salah satu poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah pinangan resmi PB Mathla’ul Anwar kepada Jenderal Dudung untuk bersedia menjadi Ketua Dewan Penasihat Mathla’ul Anwar.
“Alhamdulillah, beliau berkenan dan menyatakan kesediaannya. Kami tentu sangat bahagia dan bersyukur. Mudah-mudahan dengan kesediaan beliau, ke depan semakin banyak kontribusi yang bisa diberikan untuk membangun umat, masyarakat, dan bangsa,” tegas KH. Jazuli Juwaini.
Kini, dengan resminya Jenderal Dudung menjabat sebagai Menko Polkam, Mathla’ul Anwar optimistis kepemimpinannya dapat menjaga kondusivitas nasional. KH. Jazuli juga menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung jalannya pemerintahan yang sah demi kemaslahatan masyarakat luas.
“Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam, kami akan terus mendukung pemerintahan yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berlandaskan 9 Prinsip Mathla’ul Anwar, program-program pemerintah yang ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat tentu akan kami dukung dan ikut sukseskan,” ungkapnya.
PB Mathla’ul Anwar memanjatkan doa agar Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman selalu diberi kemudahan dalam menjalankan tugas strategisnya sebagai Menko Polkam, sekaligus terus memberikan sumbangsih pemikiran terbaiknya untuk Mathla’ul Anwar sebagai Ketua Dewan Penasihat.
Pertemuan dan sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara elemen ormas Islam dan pemerintah demi kemajuan Indonesia.(ssk)







