Harmonyfm – Jakarta, Menteri Agama (Menag) Prof. Nasaruddin Umar menyerahkan secara langsung Surat Keputusan (SK) Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional Gerak Kita Indonesia (Gerakin) kepada Direktur Utama LAZ Gerakin, Sandi Suwardi Hasan.
Momen penyerahan dokumen legalitas ini berlangsung di sela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII), Jakarta, Kamis (01/10/26).
Acara yang dipadati masyarakat dan kader pergerakan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subhi serta Sekretaris Jenderal M. Purnamasidi, diiringi lantunan shalawat yang menambah kekhidmatan suasana.
Dalam arahannya, Menag menginstruksikan kepada manajemen LAZ Gerakin agar slogan “Manfaat untuk Dunia” tidak sekadar menjadi jargon, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang tepat, terukur, dan terpercaya.
Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama LAZ Gerakin Sandi Suwardi Hasan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama atas SK LAZ Nasional ini, juga kepada PB IKA PMII yang telah memberi ruang dan dukungan. Arahan Bapak Menteri akan kami jadikan pegangan agar Gerakin amanah, terukur, dan terpercaya dalam mewujudkan manfaat untuk dunia,” ujar Sandi.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan program kemanfaatan bagi masyarakat luas dengan mengoptimalkan dukungan jaringan alumni serta kader pergerakan di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subhi mengapresiasi kehadiran dan perhatian penuh dari Menteri Agama terhadap keluarga besar PB IKA PMII.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Agama yang berkenan hadir di tengah keluarga besar PB IKA PMII, sekaligus menyerahkan langsung SK LAZ Nasional Gerakin. Ini kepercayaan yang harus dijaga bersama. Semoga Gerakin menjadi wadah kebermanfaatan bagi umat dan bangsa,” ungkap Fathan.
Selain menyerahkan SK, Menag Nasaruddin Umar yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal memberikan tausiyah terkait pentingnya konsolidasi dan penguatan organisasi. Menag menekankan tiga pesan utama kepada seluruh kader dan alumni yang hadir.
Yang pertama toleransi dan keberagaman dengan meningkatkan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman sesuai dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Kedua pengabdian dan kemanfaatan dengan Mmemperbesar semangat untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.
Yang ketiga adalah kaderisasi pendidikan dengan memperkuat semangat mendidik dan membina kader, khususnya yang berada di lingkungan perguruan tinggi. (Ssk/sumber dari Media Indonesia.com)







