harmonyfm, SARAWAK — Pasangan suami istri asal Aceh, T. Faisal Laksamana, SE., MH. (65) dan dr. Indriati (61), kembali melanjutkan perjalanan lintas negara dalam ekspedisi The Great Overland Journey Indonesia–Southeast Asia–Mecca–Europe 2026/2027. Setelah menempuh perjalanan dari Indonesia, keduanya kini telah tiba di Kuching, Sarawak, Malaysia, sebagai etape awal perjalanan menuju Mekkah dan sejumlah negara di Eropa.
Perjalanan dimulai pada 13 Juli 2026 ketika pasangan yang dikenal melalui program “Kakek Nenek Keliling Dunia” bertolak dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Setibanya di Pontianak, mereka mendapat sambutan dari komunitas Campervan Indonesia (CVI) Pontianak yang memberikan dukungan dan doa agar ekspedisi lintas negara tersebut berjalan lancar.
Sehari kemudian, tepatnya 14 Juli 2026, mereka melanjutkan perjalanan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia itu, rombongan disambut oleh jajaran kepolisian serta petugas Bea Cukai Entikong.
Seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan dan kendaraan berlangsung dengan lancar sebelum pasangan tersebut melintasi perbatasan menuju Malaysia.
Pada hari yang sama, Faisal dan Indriati akhirnya tiba di Kuching, Sarawak, yang menjadi titik awal perjalanan mereka di Negeri Jiran sebelum melanjutkan ekspedisi ke destinasi berikutnya.
Memasuki 15 Juli 2026, keduanya mendatangi Pelabuhan Kuching untuk mengurus pengiriman kendaraan melalui jalur laut menuju Port Klang, Kuala Lumpur. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perjalanan yang telah disusun agar ekspedisi dapat terus berlanjut sesuai jadwal.
Mereka berharap proses pengiriman kendaraan berjalan lancar sehingga perjalanan menuju negara-negara berikutnya dapat dilakukan tanpa hambatan.
Ekspedisi bertajuk The Great Overland Journey Indonesia–Southeast Asia–Mecca–Europe 2026/2027 tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga membawa misi inspiratif. Faisal dan Indriati ingin menunjukkan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus berkarya, belajar, dan mewujudkan impian.
Melalui perjalanan ini, mereka mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan para lanjut usia, untuk tetap aktif, produktif, serta berani mengejar cita-cita tanpa dibatasi usia.
Pasangan ini bukanlah pendatang baru dalam dunia perjalanan darat. Sejak 2022, mereka telah menjelajahi lebih dari 30 provinsi di Indonesia serta sejumlah negara di Asia Tenggara menggunakan kendaraan pribadi.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menjalani ekspedisi internasional yang direncanakan berlangsung hingga 2027, sekaligus menjadi bukti bahwa semangat petualangan, pembelajaran, dan persahabatan lintas negara dapat terus hidup di setiap tahap kehidupan.
Dengan semangat yang mereka usung, Faisal dan Indriati berharap perjalanan ini mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk tidak ragu melangkah mewujudkan impian, karena, menurut mereka, dunia akan selalu terbuka bagi siapa pun yang berani memulai perjalanan.







