Harmonyfm – Jakarta, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali membuktikan ketangguhan infrastruktur digitalnya selama periode mudik dan hari raya Idulfitri 1447 H.
Setelah sebelumnya sukses memecahkan rekor MURI lewat livestream nonstop 11 jam di jalur mudik, Indosat melaporkan kenaikan trafik data sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year).
Lonjakan ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan kenaikan trafik telekomunikasi nasional hingga 40 persen selama Ramadan dan Lebaran 2026.
Data internal Indosat menunjukkan bahwa pergerakan jutaan pelanggan dari Jakarta menuju wilayah Jawa menjadi pemicu utama lonjakan trafik. Tercatat kenaikan signifikan terjadi di jalur menuju Jawa Tengah meningkat lebih dari 37 persen, dan Jawa Barat meningkat lebih dari 22 persen.
Menariknya, aktivitas digital pelanggan didominasi oleh penggunaan layanan pesan instan dan hiburan. Aplikasi dengan lonjakan tertinggi meliputi WhatsApp, YouTube, dan TikTok, yang menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat untuk berbagi momen Lebaran melalui video dan media sosial.
Dalam cakupan area Jakarta Raya (Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat), wilayah Garut mencatatkan pertumbuhan trafik paling ekstrem sebesar 56 persen. Angka ini disusul oleh Cianjur (51 persem) dan Sukabumi (45 persen). Lonjakan masif di wilayah-wilayah tersebut mengonfirmasi tingginya mobilitas masyarakat yang pulang ke kampung halaman di Jawa Barat.
Rahasia di balik stabilnya koneksi Indosat di tengah beban trafik yang tinggi adalah implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI). Sebagai AI-TechCo, Indosat melakukan optimasi jaringan berbasis AI di 77 jalur mudik (total ~8.121 km) yang mencakup 36 Ruas Jalan Tol, 31 Jalur Non-Tol, 10 Jalur Kereta Api, serta 797 Point of Interest (POI) strategis.
Pemantauan kualitas jaringan dilakukan 24 jam penuh oleh lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia, memastikan pelanggan tetap terhubung dengan nyaman di tol, rest area, stasiun, maupun destinasi wisata.
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison menyampaikan, periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan Indosat.
“Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Indosat juga menghadirkan titik layanan di sejumlah lokasi strategis di area Jakarta Raya untuk mendukung kebutuhan pelanggan selama periode mudik dan Lebaran.
Indosat hadir untuk tetap dekat dengan pelanggan, sekaligus menjaga pengalaman komunikasi tetap lancar di tengah meningkatnya mobilitas.
AI-TechCo Beraksi: Jaringan Cerdas yang Selangkah Lebih Maju, Pemantauan Real-Time dan Optimasi Otomatis Indosat tidak sekadar merespons lonjakan, melainkan mengantisipasinya.
Sebagai AI-TechCo, Indosat memanfaatkan teknologi AI untuk memantau trafik jaringan secara real-time, memprediksi potensi kepadatan, dan mengoptimalkan kapasitas secara otomatis sebelum pelanggan merasakannya.
Pendekatan ini memungkinkan jaringan 4G dan 5G Indosat bekerja secara sinergis — dengan 4G tetap menjadi baseline layanan yang stabil, sementara 5G hadir untuk mengcover lonjakan trafik di titik-titik kritis.
“Sistem AI kami mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga 60 persen lebih cepat. Hal ini memungkinkan penyesuaian kapasitas dilakukan secara proaktif di 77 titik strategis selama periode mudik, bahkan sebelum pelanggan merasakan gangguan,” terang Desmond.
“Fokus utama: jalur mudik, rest area, stasiun, dan destinasi wisata, di mana jutaan orang berkumpul dan membutuhkan koneksi terbaik,” imbuhnya.
Selain itu, Indosat berhasil menekan angka downtime sebesar 20 persen selama periode Lebaran 2026, memastikan layanan tetap andal meski berada di titik kritis.
Keandalan jaringan ini juga didukung oleh investasi infrastruktur yang masif, di antaranya upgrade kapasitas di lebih dari 7.000 site dan lebih dari 1.600 site baru yang dibangun sejak April 2025, lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) yang disiagakan di jalur mudik, serta lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga 24/7 di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga dari Sabang sampai Merauke.
“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia.” tutup Desmond.
Dengan lebih dari 55.000 site aktif di 420 kabupaten, Indosat memastikan slogan #LebihBaikIndosat bukan sekadar janji, melainkan komitmen nyata yang dirasakan oleh jutaan pemudik di seluruh penjuru tanah air.(ssk)







