Harmonyfm – Serang, Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah bersiap melakukan transformasi besar-besaran pada kawasan Alun-Alun Kota Serang tahun 2026. Proyek revitalisasi total ini mencakup perbaikan infrastruktur jalan hingga pembenahan fasilitas publik yang selama ini dikeluhkan mengalami kerusakan.
Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, menegaskan bahwa pihaknya sengaja tidak menempuh jalur perbaikan parsial atau metode “tambal sulam” pada titik-titik kerusakan saat ini. Langkah tersebut diambil demi menjamin efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran daerah.
“Dengan adanya rencana revitalisasi ini, kami dari OPD terkait menjaga agar jangan sampai ada *double* anggaran. Jadi, perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh sekaligus dalam rangka pelaksanaan revitalisasi,” ujar Iwan saat memberikan keterangan resmi, Senin (13/4/2026).
Dalam rencana besar tersebut, wajah Alun-Alun Kota Serang akan mengalami perubahan signifikan, terutama pada pemilihan material fasilitas publik. Keramik trotoar yang selama ini mudah rusak akibat pertumbuhan akar pohon maupun aktivitas warga akan diganti dengan material granit yang dinilai lebih kuat dan estetis.
“Keramik-keramik itu akan kita ganti semua menjadi granit nantinya. Ini akan menjadi ikon baru dan memberikan warna berbeda pada wajah Alun-Alun,” tambahnya.
Selain trotoar, akses jalan di jalur tengah antara Alun-Alun Barat dan Timur—tepatnya di area lampu merah dan median jalan—juga akan diperbaiki total. Iwan memastikan konstruksi utama tetap menggunakan aspal *hotmix*, namun dengan penyesuaian berupa pelebaran jalan dan pembongkaran beberapa titik median untuk memperlancar arus lalu lintas.
Masalah minimnya penerangan yang kerap memicu kerawanan sosial di pusat kota turut menjadi prioritas utama. Kawasan Alun-Alun dijanjikan akan jauh lebih terang dengan pemasangan lampu hias yang secara estetika lebih besar dan terang dibandingkan lampu di kawasan Royal.
“Selain PJU (Penerangan Jalan Umum), akan ada lampu hias yang menghiasi seputar Alun-Alun. Jadi tidak gelap lagi dan diharapkan tidak disalahgunakan untuk hal-hal negatif,” tegas Iwan.
Target Rampung Desember 2026
Terkait linimasa pengerjaan, proyek dengan nilai anggaran fisik mencapai Rp48,5 miliar ini sekarang sedang memasuki tahap persiapan lelang. Iwan memaparkan jadwal pengerjaan saat ini sedang dalam tahap persiapan lelang. April Penayangan lelang dimulai, Mei target penyelesaian proses lelang, dan Desember Target seluruh pengerjaan fisik selesai.
Revitalisasi ini diharapkan menjadi tonggak perubahan wajah ibu kota Provinsi Banten, selaras dengan visi misi Wali Kota Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia dalam menata ruang publik yang lebih humanis dan modern.
“Harapannya hasil pembangunan ini bisa dinikmati dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah upaya kita menata dan merubah wajah Kota Serang dengan ikon yang baru,” pungkasnya.(ssk)







