Harmonyfm – Serang, Politisi PDI Perjuangan sekaligus Anggota DPR RI Dapil Banten II, Sarifah Ainun Jariyah, menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan secara konkret. Ia menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh sekadar menjadi wacana atau simbol seremonial semata.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Selasa (23/12/25).
Bukan Sekadar Wacana
Menurut Sarifah, di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, nilai-nilai kebangsaan harus hadir dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.
“Empat Pilar Kebangsaan harus diterjemahkan dalam tindakan konkret. Nilai Pancasila, konstitusi, persatuan NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus hadir dalam praktik kehidupan sehari-hari,” ujar Sarifah di hadapan para peserta.
Ia menambahkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai landasan etika sosial untuk menjaga toleransi, keadilan, dan solidaritas. Sementara itu, UUD 1945 menjadi kompas dalam menjamin hak serta kewajiban warga negara guna menciptakan demokrasi yang sehat.
Tanggung Jawab Kolektif
Senada dengan Sarifah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Serang, Mochamad Nasir, menyatakan bahwa menjaga keutuhan NKRI adalah tugas seluruh elemen masyarakat, bukan hanya beban aparat atau elit politik.
“Keutuhan NKRI hanya bisa dijaga jika masyarakat memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat dan menolak segala bentuk provokasi yang memecah belah persatuan,” tegas pria yang akrab disapa Ocing tersebut.
Ocing juga menyoroti keragaman suku, agama, dan budaya di Indonesia melalui bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, perbedaan harus dikelola sebagai modal sosial pembangunan, bukan pemicu perpecahan.
“Keberagaman adalah kekayaan bangsa. Jika dikelola dengan baik, ia menjadi sumber kekuatan, bukan konflik,” pungkasnya.
Harapan Kedepan
Melalui sosialisasi ini, PDI Perjuangan berharap masyarakat Kota Serang semakin sadar dan menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.(ssk)







