Belasan Kambing Warga Cilograng Dimangsa Harimau

Share:

Masyarakat Desa Cilograng, Kecamatan Cilograng, belakangan ini resah dengan penemuan belasan bangkai kambing di tengah kebun. Hewan ternak tersebut mati diduga karena dimangsa harimau yang masuk ke areal perkebunan milik warga Cilograng.

Informasi yang didapat Radar Banten, hewan ternak tersebut milik Hehen dan Aang. Total kambing yang dimangsa hewan buas itu sebanyak sebelas ekor. Sembilan ekor bangkai kambing telah ditemukan, sedangkan dua kambing lagi belum ditemukan. Warga menduga, dua ekor kambing tersebut dibawa ke dalam gua.

Kepala Desa (Kades) Cilograng Sudarya menyatakan, masyarakat resah dengan keberadaan hewan buas yang telah memangsa belasan kambing. Warga khawatir, binatang buas tersebut masuk ke pemukiman warga, sehingga dapat membahayakan keselamatan masyarakat setempat. Untuk itu, Sudarya meminta bantuan aparat kepolisian untuk berjaga-jaga di Cilograng. Bahkan, Polsek Cilograng telah menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk turun ke Cilograng. “Saya sudah cek langsung kondisi bangkai kambing yang mati di kebun warga. Bangkai kambing yang ditemukan ada sembilan ekor, sedangkan dua ekor lagi diduga dibawa ke gua,” kata Sudarya kepada Radar Banten, kemarin.

Menurutnya, hewan ternak tersebut dimangsa harimau di dalam kandang. Lokasi kandang kambing milik Hehen dan Aang jauh dari pemukiman penduduk. Jaraknya kurang lebih tiga kilometer. Warga kaget melihat hewan ternaknya tidak di kandang. Karena itu, Hehen dan Aang langsung mencari hewan ternak tersebut dan keduanya menemukan kambingnya dalam kondisi tidak bernyawa. “Ada bekas gigitan hewan buas di beberapa bagian tubuh bangkai kambing yang ditemukan. Kami harap, persoalan ini dapat segera diatasi, sehingga masyarakat bisa tenang,” ungkapnya.

Kades Cirendeu, Kecamatan Cilograng, Herdiana menyatakan, hewan ternak warga Cirendeu beberapa kali dimangsa binatang buas. Jumlah kambing yang mati kurang lebih sebanyak tujuh ekor. Peristiwa tersebut terjadi tiga bulan lalu. “Sekarang, saya belum dapat laporan ada hewan ternak yang dimangsa harimau di wilayah Cirendeu,” terangnya.

Dia berharap, tidak ada lagi kasus serupa di wilayahnya. Soalnya, jika hewan buas masuk ke pemukiman bisa membahayakan keselamatan masyarakat. “Namun demikian saya minta kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak untuk tetap waspada. Bila perlu awasi kandang kambing dan hewan ternak lainnya agar tidak jadi korban binatang buas,” katanya.

Camat Cilograng Edi Sunaedi membenarkan, adanya belasan kambing milik warga yang mati dimakan binatang buas. Namun, kata dia, belum ada warga yang melihat langsung binatang buas tersebut. “Saya sudah menerima laporan dari kepala desa dan masyarakat, soal temuan bangkai kambing di areal perkebunan masyarakat. Dugaan sementara, hewan ternak tersebut mati akibat dimangsa harimau,” katanya. (tur/zis). radarbanten.co.id

Share:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*